Senin, 16 April 2018

Materi Laporan Keuangan Akuntansi

A. Laporan Keuangan

Hasil akhir dari proses akuntansi merupakan laporan keuangan. Secara umum laporan keuangan terdiri atas laporan neraca (balance sheet), laporan rugi-laba (income statement) dan laporan perubahan modal. Tujuan dari pembuatan laporan keuangan menurut Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (IAI, 2002) adalah: 
  1. Menyajikan informasi tentang posisi keuangan (kas,aktiva, utang, dan modal pemilik) pada suatu periode tertentu. 
  2. Menyajikan informasi kinerja (prestasi)perusahaan.
  3. Menyajikan informasi perubahan posisi kas keuangan perusahaan. 
  4. Mengungkapkan informasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan para pengguna laporan tersebut. 
Terdapat empat karakteristik pokok dari laporan keuangan, yaitu:
  • Dapat dipahami. Informasi yang disajikan dalam bentuk dan bahasa teknis yang sesuai dengan tingkat pengeertian penggunanya. Dalam konteks lain, para pihak pengguna sendiri dituntut memiliki tingkat pengetahuan tertentu mengenai akuntansi dan informasi keuangan yang dikandungnya. Dengan demikian sama sekali tidak berarti bahwa informasi akuntansi harus dapat dimengerti oleh setiap orang. 
  • Relevan. Informasi keuangan harus berpautan dengan tujuan pemanfaatannya. Informasi yang tidak berpautan dengan pemanfaatannya tidak relevan dan tidak ada gunanya. Berhubungan laporan keuangan disusun untuk memenuhi kepentingan pihak-pihak yang memiliki rupa-rupa tujuan, maka upaya penyajianinformasi yang relevan lebih difokuskan kepada kepentingan umum pengguna. 
  • Andal. Agar bermanfaat, juga harus andal. Informasi memiliki kualitas andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan yang material, dan dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang tulus atau jujur dari yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar diharapkan dapat disajikan. 
  • Dapat diperbandingkan. Informasi akunansi harus dapat diperbandingkan dengan informasi akuntansi periode sebelumnya pada perusahaan yang sama, atau dengan perusahaan sejenis lainnya pada periode waktu yang sama. Agar dapat dibandingkan dengan periode sebelumnya pada perusahaan yang sama, maka (a) laporan keuangan disajikan dalam format yang sama, (b) isi laporan keuangan adalah identik, (c) prinsip-prinsip akuntansi yang dianut tidak berubah, kalaupun berubah maka dampak perubahannya terhadap rugi-laba periode sekarang harus diungkapkan, (d) perubahan dalam kondisi yang mendasari transaksi harus diungkapkan.
B. Laporan Laba Rugi

Laporan rugi laba adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan hasil usaha perusahaan dalam rentang waktu tertentu. Laporan ini memberikan informasi mengenai kinerja manajemen dalam mengelola perusahaan. Kinerja diukur dengan laba yang merupakan selisih antara pendapatan dengan biaya yang telah mendatangkan pendapatan tersebut. Laporan rugi laba menyajikan pendapatan selama satu periode dan biaya-biaya untuk memperoleh pendapatan tersebut pada periode yang sama. Pada laporan rugi laba, juga dilaporkan mengenai untung (rugi) dari perusahaan. 
Elemen laporan rugi laba adalah:
1. Pendapatan 

Dalam arti luas, pendapatan berarti kenaikan aktiva bersih atau aliran dana masuk ke kesatuan usaha yang terjadi akibat kegiatan perusahaan selain dari yang diakibatkan oleh transaksi modal atau pendanaan (financing). Pendapatan dapat digolongkan menjadi: 
  • Pendapatan operasi yaitu pendapatan yang diperoleh perusahaan dalam rangka kegiatan utama atau yang menjadi tujuan utama perusahaan. Nama pendapatan disesuaikan dengan bidang usaha perusahaan, misalnya usaha perdagangan atau manufaktur maka pendapatan operasi disebut dengan penjualan. 
  • Pendapatan nonoperasi adalah pendapatan selain dari kegiatan utama perusaha-an misalnya pendapatan bunga, dividen, untung penjualan aktiva tetap. 
  • Keuntungan / Laba merupakan pendapatan nonoperasi yang sifatnya luar biasa baik kejadian maupun jumlahnya dan sifatnya insidentil, misalnya perusahaan memperoleh ganti rugi karena menang dalam perkara pengadilan hak paten.
2. Biaya 

Dalam arti luas, biaya berarti penurunan aktiva bersih atau aliran dana keluar dari kesatuan usaha yang terjadi akibat kegiatan perusahaan selain yang diakibatkan oleh transaksi modal atau pendanaan. Pendapatan nantinya akan ditandingkan dengan biaya yang diperkirakan telah menghasilkan pandapatan yang diakui dalam suatu periode. Biaya digolongkan menjadi:
  • Biaya operasi yaitu biaya yang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan operasi terdiri atas harga pokok penjualan (cost of goods sold) yaitu biaya yang benarbenar melekat pada produk barang atau jasa yang dijual. dan biaya pemasaran/penjualan (selling expenses) yaitu biaya yang berkait dengan kegiatan pengalihan produk dari perusahaan ke konsumen akhir dan kegiatan usaha peningkatan volume penjualan, antara lain biaya iklan, pelayanan penjualan, pengangkutan, distribusi dan lainnya.
  • Biaya nonoperasi yaitu biaya yang terjadi selain dari yang timbul akibat kegiatan utama perusahaan antara lain biaya bunga, rugi penjualan aktiva tetap dan lainnya. 
  • Kerugian yaitu rugi nonoperasi yang luar biasa baik kejadian maupun jumlahnya, yang biasanya akibat kejadian yang tidak dapat dikendalikan manajemen, misalnya adanya musibah kebakaran. 
Dalam menentukan elemen-elemen rugi laba tersebut, akuntansi menggunakan dasar akrual bukan dasar tunai. Pendapatan misalnya, diakui pada saat terjadi transaksi penjualan produk (dasar akrual) bukan saat diterimanya uang tunai. Jika saat sekarang sebuah salon kecantikan telah selesai merias pelanggannya maka pendapatan sebenarnya telah ia peroleh tanpa memandang apakah pelanggan membayar jasa salon secara tunai atau secara kredit. Begitupun dengan biaya, biaya diakui ketika kewajiban telah terjadi. Misalnya salon kecantikan telah menerima jasa karyawannya. Kewajiban untuk membayar upah sebenarnya telah terjadi, tanpa memandang apakah salon tersebut membayar upah setelah karyawannya selesai bekerja atau sebulan kemudian. Jadi, biaya upah harus diakui ketika sebuah usaha telah menerima tenaga kerja karyawannya.

Jika teman - teman ingin belajar lebih lanjut setelah memahami materi ini silahkan lanjut ke lanjut ke Materi Laporan Laba Rugi dan Perubahan Modal .