Senin, 16 April 2018

Laporan Keuangan Laba Rugi dan Perubahan Modal

A. Laporan Laba Rugi

Agar tujuan menyajikan rugi laba periodik terpenuhi, maka penyusunan laporan rugi laba harus: 
  • memuat segenap pendapatan (revenue), biaya (expense), untung (gain) atau rugi (loss) pada periode yang bersangkutan; 
  • seyogyanya yakni disusun dalam posisi vertikal yaitu urut ke bawah dengan pendapatan menempati posisi paling atas, kemudian barulah biaya-biaya (bentuk laporan demikian disebut bentuk staffel);  
  • pendapatan dan biaya usaha dipisahkan dari pendapatan dan biaya di luar usaha. 
Setiap laporan rugi laba harus mencantumkan hal-al sebagai berikut: 
  1. nama perusahaan dicantumkan paling atas pada kepala laporan rugi laba. l
  2. aporan rugi laba sebagai judul laporan 
  3. periode laporan (periode tertentu, misalnya “untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2003”) 
  4. elemen-elemen rugi laba (pendapatan, biaya, untung/rugi) 
Pada laporan rugi laba perusahaan perseorangan, laba bersih tidak menjadi objek pajak penghasilan badan. Oleh karena itu dalam laporan rugi laba perusahaan perseorangan tidak terdapat pajak penghasilan. Laporan rugi laba perusahaan persekutuan dan perseroan tidak berbeda dari laporan rugi laba perusahaan perseorangan. Hanya saja, karena laba perusahaan persekutuan dan perseroan menjadi objek pajak penghasilan badan maka setelah Laba bersih ada satu pos berupa pajak penghasilan. 

Format laporan rugi-laba ada dua yaitu: 
  1. Format setahap (single step) yaitu pengurangan hanya dilakukan sekali (total pendapatan dikurangi dengan total biaya). Laporan rugi laba satu tahap sangat sederhana dan mudah disusun, namun tidak menunjukkan kemampuan sesungguhnya dalam mencapai laba dari kegiatan usaha. Contoh format laporan rugi laba single step:
  2. Format bertahap (multiple step) yaitu pengurangan secara bertahap sehingga dapat diketahui laba kotor penjualan (gross profit on sales), laba operasi , laba sebelum pajak (income before taxes) dan laba bersih (net income). Contoh format laporan rugi laba multiple step:
B. Laporan Perubahan Modal 

Laporan perubahan modal adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan informasi mengenai perubahan modal perusahaan akibat operasi perusahaan dan transaksi dengan pemilik pada satu periode akuntansi tertentu. Laporan ini merupakan penghubung antara laporan rugi laba dengan neraca. Laba atau rugi dan transaksi modal neto akan masuk dalam laporan perubahan modal sehingga diperoleh modal akhir periode yang disebut dengan proses tutup buku. 
Format laporan perubahan modal sangat dipengaruhi dengan perusahaannya. Berikut ini akan dipaparkan format laporan modal perusahaan perseorangan, persekutuan, dan perseroan :

1. Laporan Perubahan Modal Perusahaan Perseorangan 
Pada saat pertama kali perusahaan didirikan dan mulai beroperasi, modal perusahaan merupakan kontribusi dari pemiliknya (individu). Tambahan modal dapat diperoleh dari dua sumber yaitu: 
  • a. laba bersih yang diperoleh 
  • b. setoran tambahan dari pemilik
Sebaliknya, pengurangan modal disebabkan oleh penggunaan sumber ekonomi perusahaan untuk membelanjakan kepentingan pribadi pemiliknya (prive). Secara skematis komposisi laporan perubahan modal perusahaan perseorangan dapat disusun sebagai berikut.
2) Laporan Perubahan Modal Perusahaan Persekutuan 
Pemilik perusahaan persekutuan adalah dua orang atau lebih. Dengan demikian harus didikuti dengan seksama setoran modal dan prive para sekutu. Selain itu, perlu diperhatikan secara intens tata cara pembagian laba rugi yang disepakati. Sekalipun begitu, laporan perubahan modal perusahaan persekutuan pada prinsipnya tidak berbeda dengan laporan perubahan modal perusahaan perseorangan. Perbedaan bentuk hanyalah karena pemilikan persekutuan menyangkut dua orang atau lebih. 

3) Laporan Perubahan Modal Perusahaan Perseroan 
Pemilikan dalam perusahaan perseroan ditandai dengan pemilikan saham. Laba perusahaan perseroan dialokasikan menjadi: 
  • dividen, dibagikan kepada para pemegang saham. 
  • laba ditahan, laba yang tidak dibagi dan tetap berada di perusahaan. 
Dalam perusahaan perseroan, laporan perubahan modal lebih ditujukan untuk perubahan laba ditahan. Secara skematis laporan perubahan modal perusahaan perseroan dapat dirumuskan sebagai berikut: